Surat Dirjen Dikti Nomor 3931/D/T/2001 tentang Persyaratan Menulis di Jurnal Terakreditasi untuk Kenaikan Jabatan Dosen

26 Desember 2001

N o m o r  : 3931/D/T/2001
Lampiran : —
Perihal      : Persyaratan menulis artikel
di Jurnal Ilmiah Terakreditasi
Untuk kenaikan Jabatan dosen

Kepada Yth
1. Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri
2. Pimpinan Perguruan Tinggi Kedinasan
3. Koordinator Kopertis I – XII

diseluruh Indonesia

Dengan hormat saya sampaikan bahwa dalam rangka peningkatan kualitas dosen melalui pembinaan jabatan akademik secara berkesinambungan, telah lama diupayakan untuk mengintensifkan budaya menulis di jurnal ilmiah terakreditasi sebagai bagian persyaratan kenaikan jabatan dosen. Sejalan dengan diterapkannya Keputusan Menkowasbangpan No.38/Kep/MK.WASPAN/8/99, SK Bersama Mendikbud dan Kepala BKN Nomor 61409/MPK/KP/99 dan Kepmendiknas No. 36/D/O/2001, terlihat gejala adanya persepsi yang kurang tepat yang dikhawatirkan dapat mengurangi insensitas publikasi hasil penelitian melalui jurnal ilmiah yang telah mulai tumbuh selama ini. Gejala ini juga muncul antara lain pada pemenuhan persyaratan loncat jabatan yang karena adanya penyederhanaan jenjang jabatan dan ketentuan inpassing kemudian menjadi berstatus tidak loncat jabatan.

Sehubungan dengan hal tersebut dan untuk lebih mengintensifkan publikasi karya ilmiah dosen melalui jurnal, bersama ini saya sampaikan beberapa ketentuan tambahan persyaratan akademik kenaikan jabatan fungsional dosen sebagai berikut :

  1. Setiap kali kenaikan jabatan dosen dari satu tingkat ke tingkat berikutnya mulai Asisten Ahli sampai dengan Lektor Kepala, disyaratkan harus memiliki minimal 1 (satu) karya ilmiah yang dipublikasikan, yaitu dalam bentuk buku dan/atau artikel dalam majalah ilmiah (baik yang sudah terakreditasi maupun non-akreditasi)
  2. Khusus untuk kenaikan jabatan dosen ke Guru Besar bagi yang berpendidikan Doktor (S3) atau Spesialis II (Sp.II), baik kenaikan dalam kurun waktu 1-3 tahun atau lebih, disyaratkan harus memiliki minimal satu (1) artikel ilmiah hasil penelitian yang ditulis dalam jurnal ilmiah terakreditasi.
  3. Kenaikan pangkat yang jumlah angka kreditnya mencukupi untuk 2 (dua) jenjang pangkat berikutnya (misal dari LK 400 ke LK 700), maupun kenaikan jabatan yang jumlah angka kreditnya mencukupi 2 (dua) jenjang pangkat atau lebih (misal dari LK 400 ke GB 850) yang di masa lalu dipersyaratkan menulis artikel di jurnal terakreditasi, sangat dianjurkan untuk tetap dikembangkan lebih lanjut melalui pengaturan intern di perguruan tinggi masing-masing, agar budaya publikasi dapat semakin tumbuh dan berkembang sesuai dengan tuntutan perkembangan dan penyebaran IPTEKS, sehingga tidak terlalu jauh ketinggalan dengan masyarakat ilmiah internasional.
  4. Persyaratan artikel jurnal ilmiah terakreditasi untuk kenaikan jabatan baru akan dinilai apabila artikel tersebut telah benar-benar terbit, yang dibuktikan dengan pengiriman jurnal tersebut secara fisik. Dengan demikian surat keterangan dari pengelola jurnal sebagaimana tercantum dalam Surat Edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 1715/D/C/1999 tangal 20 Juli 1999 (sebagai suatu bentuk toleransi sesuai dengan kondisi waktu itu) tidak dapat lagi diakui sebagai bukti pernyataan melaksanakan kegiatan ilmiah.
  5. Usulan yang saat ini masih sedang diproses di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi secara otomatis akan dikenakan ketentuan tambahan tersebut diatas.

Demikian untuk diketahui dan atas perhatian Saudara, saya ucapkan terimakasih.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi

ttd

Satryo Soemantri Brodjonegoro
NIP 130889802

Tembusan :
1. Menteri Pendidikan Nasional (sebagai laporan)
2. Sekretaris Jenderal Depdiknas.

Serat Dirjen Dikti ini, dapat di-download disini.

Berita Terkait