Surat Kepala BKN Nomor K.26-12/V.141-8/13 tentang Kenaikan Pangkat dalam Jabatan Sama


/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:”Table Normal”; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:””; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:”Times New Roman”,”serif”;}

BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA

 

Nomor    :      K.26-12/V.141-8/13                   Jakarta, 31 Oktober 2003

Sifat       :      Penting

Lampiran :     

H a l       :      Kenaikan pangkat dalam jabatan

yang sama bagi Dosen yang telah

memperoleh angka kredit minimal

yang dipersyaratkan untuk kenaikan

pangkat sampai pada tingkat yang

ditentukan dalam lingkup jabatan tsb.

 

Kepada

Yth. Sekretaris Jenderal

Departemen Pendidikan Nasional

di Jakarta

 

 

1.    Berkenaan dengan surat saudara kepada kami Nomor 22919/A2.7/KP/2003 tanggal 6 Agustus 2003, perihal sebagaimana tersebut pada pokok surat, dengan ini kami sampaikan penjelasan sebagai berikut :

a.    Dalam Pasal 10 ayat (2) Keputusan Menko WASBANGPAN Nomor 38/KEP/MK.WASPAN/8/1999 tentang jabatan Fungsional Dosen dan Angka Kreditnya dinyatakan, bahwa Dosen yang menduduki jabatan Asisten Ahli yang memiliki ijazah Doktor/Spesialis II, dapat daingkat/dinaikkan langsung ketingkat jenjang jabatan yang lebih tinggi setinggi-tingginya dalam jabatan Lektor Kepala dan pangkatnya dinaikkan setingkat lebih tinggi, apabila telah memenuhi angka kredit dan syarat-syarat lain yang ditentukan

b.    Dalam Pasal 10 ayat (3) Keputusan Menko WASBANGPAN tersebut di atas dinyatakan, bahwa Dosen yang menduduki jabatan Lektor yang memiliki ijazah Doktor/Spesialis II, dapat diangkat/dinaikkan langsung ke tingkat jenjang jabatan yang lebih tinggi setinggi-tingginya dalam jabatan Guru Besar dan pangkatnya dinaikkan setingkat lebih tinggi,  apabila telah memenuhi angka kredit dan syarat-syarat lain yang ditentukan

c.    Selanjutnya dalam Pasal 10 ayat (4) Keputusan Menko WASBANGPAN tersebut di atas dinyatakan pula, bahwa kenaikan jabatan fungsional Dosen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (2) dan ayat (3), untuk kenaikan pangkat berikutnya setingkat lebih tinggi diwajibkan mengumpulkan angka kredit 30% (tiga puluh persen) yang berasal dari unsur utama dari jumlah angka kredit yang diperlukan untuk kenaikan pangkat selanjutnya.

2.    Berdasarkan ketentuan sebagaimana kami uraikan di atas maka :

a.    Kenaikaan pangkat setingkat lebih tinggi Dosen yang memperoleh kenaikan jabatan setingkat lebih tinggi tidak melelui loncat jabatan sehingga tidak termasuk dalam ketentuan Pasal 10 ayat (2) dan ayat (3), Keputusan Menko WASBANGPAN sebagaimana dimaksud di atas, tidak diwajibkan mengumpulkan angka kredit 30% (tiga puluh persen) dari unsur utama.

b.    Kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi bagi dosen yang memperoleh kenaikan jabatan melalui loncat jabatan sesuai ketentuan Pasal 10 ayat (2) dan ayat (3) Keputusan Menko WASBANGPAN sebagaimana dimaksud di atas, diwajibkan mengumpulkan angka kredit 30% (tiga puluh persen) dari unsur utama.

 

 

3.    Demikian atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

 

 

                                                                 Kepala

                                                                 Badan Kepegawaian Negara

 

 

Tembusan :                                                 HARDIJANTO

1.    Menteri Pendidikan Nasional

2.    Dirjen Pendidikan Tinggi Depdiknas

3.    Deputi III Menpan Bidang SDM Aparatur

4.    Semua Deputi BKN

5.    Rektor Universitas/Institut Negeri di seluruh Indonesia

6.    Ketua Sekolah Tinggi Negeri di seluruh Indonesia

7.    Direktur Politeknik Negeri di seluruh Indonesia

 

Surat Kepala BKN ini, dapat di-download disini.

Berita Terkait